“Tahun depan sudah bakal diberlakukan kewajiban memakai wearpack, hanya saja masih belum diwajibkan semua. Jadi kewajiban tersebut hanya dikhususkan untuk pembalap senior atau seeded,” tegas Dony Mahardjo Biro Drag Bike IMI Jatim.
Masih bingung ya?, jadi begini. Kewajiban penggunaan wearpack hanya untuk pembalap seeded, biasanya yang turun di kelas point. Dan aturan tersebut bakalan berlaku disemua event drag bike, baik event kejurda sampai klub event.
Asumsinya diambil dari kecepatan para pembalap seeded dalam menggeber gas dalam jarak 201 meter, “Jarak 201 meter ditempuh dalam 8 detik dan ada yang kurang resiko kecelakaan lebih besar, maka dari itu wajib pakai wearpack,” tambah pria yang pakai kacamata.
Siapa saja pembalap seeded tersebut? Tahun depan bakalan diakumulasi lagi siapa saja pembalap yang diwajibkan menggunakan wearpack, kalau dihitung-hitung pembelian wearpack drag bike tidak semahal road race loh.
Asumsinya
tidak sampai Rp 2 juta lah, kami sudah bertanya di beberapa vendor
wearpack dan itu jawaban mereka. Jadi saya harap tahun depan sudah mulai
ditegakkan,” imbuh Donny.
Jika mau dipikir-pikir lagi nih, pembalap drag bike biasanya ikut lebih dari 1 tim. Kalau ditarik kesimpulan, kenapa tidak mau beli wearpack dengan patungan dari beberapa tim yang diikuti? “Saya kira beberapa tim pasti mau kok untuk patungan membeli wearpack, dengan begitu pembalap mereka lebih eksklusif pakai wearpack dan lebih aman,” usul Louis Marcel mantan joki dragster Jatim.
Memang masih banyak yang kontra terhadap persoalan tersebut, tapi seharusnya pembalap seeded kebanyakan sudah punya wearpack tuh. “Kalau pembalap senior rata-rata punya kok, itupun wearpack lama asal tim sebelumnya. Saya rasa nggak masalah jika harus pakai wearpack lama,” tambah Jhon PK pembalap asal Madura.
Tinggal lihat nih, tahun depan bakalan tegas atau masih ada kelonggaran lagi nih? (AS)
Jika mau dipikir-pikir lagi nih, pembalap drag bike biasanya ikut lebih dari 1 tim. Kalau ditarik kesimpulan, kenapa tidak mau beli wearpack dengan patungan dari beberapa tim yang diikuti? “Saya kira beberapa tim pasti mau kok untuk patungan membeli wearpack, dengan begitu pembalap mereka lebih eksklusif pakai wearpack dan lebih aman,” usul Louis Marcel mantan joki dragster Jatim.
Memang masih banyak yang kontra terhadap persoalan tersebut, tapi seharusnya pembalap seeded kebanyakan sudah punya wearpack tuh. “Kalau pembalap senior rata-rata punya kok, itupun wearpack lama asal tim sebelumnya. Saya rasa nggak masalah jika harus pakai wearpack lama,” tambah Jhon PK pembalap asal Madura.
Tinggal lihat nih, tahun depan bakalan tegas atau masih ada kelonggaran lagi nih? (AS)
kerenya tuh disini
info lebih lanjut kunjungi kami
thank you

Tidak ada komentar:
Posting Komentar